Percepatan Reformasi Birokrasi Melalui Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Diposting pada : 3 April 2018Oleh: Admin

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pada Selasa 13 Maret 2018 diruang Aula Barat Gedung Sate Bandung, menyelengarakan Pengarahan dan penyerahan hasil evaluasi reformasi birokrasi tahun 2017. Acara yang dihadiri Gubernur Jawa Barat dan Menteri PAN RB dihadiri oleh Bupati/Walikota, Sekda dan beberapa OPD Kabupaten/Kota se Jawa Barat. 


Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat menyatakan bahwa akuntabilitas pemerintah menunjukkan kinerja pemerintah yang tepat sasaran dan sesuai program yang telah ditetapkan. Selanjutnya Gubernur yang biasa di sapa Aher mengungkapkan bahwa keselarasan antara visi dan misi serta pencapaian Indikator Kinerja Kunci (IKU) menjadi catatan penting menilai konsistensi perencanaan, penganggaran dan hasil berupa output dan outcome yang dirasakan dampaknya oleh masyarakat dan daerah.


"Setiap program dan kegiatan harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, keuangan, administarsi dan dampaknya bagi masyarakat", tegas Aher.


Sementara itu, dalam kesempatan penyampaian arahan kepada peserta yang hadir, Menteri PAN RB menegaskan bahwa birokrasi efektif dan efisien yaitu birokrasi yang mampu mempertanggungjawabkan program dan kegiatan sesuai dengan rencana dan indikator kinerja yang telah ditetapkan. "Tidak boleh ada program siluman, yang tidak jelas tujuan dan sasaran serta outcomenya", ungkap Asman Abnur.


Lebih lanjut, Menteri yang pernah menjadi Wakil Walikota Batam tersebut menegaskan agar ada perubahan dari ASN dalam memaknai Reformasi Birokrasi. Reformasi Birokrasi bukan hanya sekedar menaikkan tunjangan kinerja, tapi lebih pada perubahan mindset atau cara pandang. "Jangan mengerjakan pekerjaan yang rutin saja tapi reform dimaknai harus bisa bekerja inovatif dan bermanfaat", tandasnya.


Selain itu, MENPANRB menyampaikan bahwa ASN harus memiliki 2 cara pandang baru, yaitu ASN harus memiliki jiwa pelayanan (hospitality) dan jiwa enterpreuneur. 

Pada kesempatan terakhir, Menteri yang sedang fokus pada peningkatan kinerja birokrasi ini memberikan apresiasi kepada Pemerintah Jawa Barat dibawah kepemimpinan Aher yang memperoleh nilai LAKIP terbaik se-Indonesia. Jawa Barat akan dijadikan contoh bagi daerah lainnya.

Pada acara pengarahan dan pemberian apresiasi terhadap SAKIP pemerintah daerah, dari Kota Bogor hadir Sekda Kota Bogor yang didampingi oleh Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala BKPSDA, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Dinas LH, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, dan Kepala Bagian Organisasi. (RM)