Dua Sertitikat ISO untuk Unit Kerja Pemerintah Bogor

Diposting pada : 4 July 2013Oleh: Admin

 

::: Guna meningkatkan pelayanan prima di Kota Bogor, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kota Bogor mengantongi sertifikat ISO 9001:2008.

Dengan diterimanya sertifikat ISO, diharapkan masyarakat Kota Bogor puas terhadap kinerja pelayanan perijinan satu atap tersebut, mulai dari kecepatan layanan, akurasi hingga kenyamanan.

Sertifikat ISO diserahkan langsung oleh Marketing and Business Development Manager Sucofindo International Certification Services  Herliana Dewi kepada Walikota Bogor Diani Budiarto, di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Jalan Juanda 10 Bogor, Selasa (28/2/2012)

Sertifikat ISO 9001:2008 diberikan untuk pelayanan BPPTPM Kota Bogor yang meliputi pelayanan Ijin Gangguan (HO), ijin reklame, persetujuan tanah untuk reklame, SIUPP dan IMB. Dalam pelayanannya, BPPTPM Kota Bogor dituntut untuk melakukan pelayanan yang konsisten dengan SOP yang sudah ditetapkan.
 
Dalam kesempatan yang sama, Puskesmas Bogor Tengah juga menerima Sertifikat ISO 9001 : 2008.  Sertifikat diberikan untuk ruang lingkup pelayanan meliputi Balai Pengobatan Umum dan Gigi, Laboratorium, Kesehatan Ibu dan Anak-Keluarga Berencana, Farmasi dan Pelayanan Loket.

“ISO tidak hanya alat pengendalian secara konsisten, tetapi penerapan mutu sudah menjadi kebutuhan insan atau institusi untuk memperbaiki kinerja internal yang terus menerus,” kata Herliana.

Herliana menegaskan bahwa dengan mengantongi ISO belum berarti instansi atau lembaga yang bersangkutan sudah sempurna. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana lembaga yang bersangkutan sanggup melakukan identifikasi kekurangan dalam pelayanan publik. Penyempurnaan senantiasa dilakukan secara bertahap.

“Selamat datang di dunia yang mengutamakan profesionalisme untuk meningkatkan pelayanan prima. Selamat atas pencapaiannya, semoga yang lain dapat segera menyusul,” ujar Herliana.

Menanggapi pencapaian tersebut, Diani mengharapkan supaya dengan adanya sertifikat kinerja pelayanan akan meningkat. Pencapaian ini, menyusul instansi lain yang sudah mengantongi ISO sebelumnya. Seperti Labkesda, Puskesmas Bogor Timur, RPH dan PDAM.

“Sehingga publik dapat terlayani dengan baik dan pemerintah dapat melaksanakan sesuai SOP. Kita tidak bisa main-main dengan pelayanan publik. Kita harus meningkatkan kualitas pelayana untuk menciptakan pemerintahan yang clear and clean goverment,” tandas Diani. (iso)