4th BOGOR ECONOMIC SUMMIT 2015

Diposting pada : 17 December 2015Oleh: Admin

Penyelenggaraan Bogor Economic Summit (BES) berlangsung di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Rabu (16/12). Event BES 2015 mengambil tema Transportasi dalam Kerangka Pengembangan Ekonomi Wilayah. Pemilihan tema tersebut didasarkan pada mendesaknya pembenahan di bidang transportasi baik yang mencakup wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor maupun antar kedua wilayah.

Event BES 2015 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, Bogor menawarkan proyek pengembangan Kawasan berbasis TOD (Transit Oriented Development) di Sukaresmi seluas 22 hektar senilai US$ 107 juta (sekitar Rp 1,4 triliun dengan kurs Rp 13.500). Badan Koordinasi Penanaman Modal menyatakan siap memproses minat investasi yang masuk untuk proyek pengembangan kawasan tersebut. Kawasan TOD Sukaresmi ini konsepnya super block yang memiliki fasilitas berupa statiun kereta api, apartemen, terminal sukaresmi, perkantoran, mall, dan fasilitas pendukung lainnya.

Beberapa peluang investasi transportasi yang lain adalah penataan kawasan parkir di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Suryakencana, dan Jalan Siliwangi. Peluang lainnya adalah pengembangan Terminal Agribisnis Rancamaya seluas 9,3 hektar yang akan menjadi kawsan terpadu terminal agribisnis dan agro-eduwisata. Selain sebagai terminal agribisnis, kawasan terpadu ini akan dilengkapi pusat promosi ikan hias, parkir angkutan barang, agrowisata, pengolahan sampah, cottage, dan fasilitas penunjang lainnya. Sedangkan peluang investasi lain yang akan ditawarkan adalah pengembangan kawasan berbasis TOD di Tanah Baru dan Bubulak.